Kulit secara alami memproduksi sebum, yaitu minyak yang berfungsi menjaga kelembapan dan melindungi permukaannya dari iritasi. Namun, ketika produksinya berlebihan, sebum justru bisa menjadi sumber masalah. Minyak yang menumpuk dapat menyumbat pori-pori, memicu pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, dan akhirnya menimbulkan peradangan pada kulit. Tak hanya dipengaruhi oleh faktor genetik, kelebihan sebum juga bisa terjadi akibat perubahan hormon, pola makan, hingga gaya hidup sehari-hari.
Apa Itu Sebum dan Fungsinya untuk Kulit
Sebum adalah minyak alami yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous di bawah permukaan kulit. Zat ini berfungsi melapisi kulit dan rambut agar tetap lembap, lentur, serta terlindung dari iritasi atau paparan lingkungan seperti debu dan polusi.
Selain menjaga kelembapan, sebum juga berperan penting dalam mempertahankan lapisan pelindung kulit agar tidak kehilangan air terlalu cepat. Namun, produksi sebum yang tidak seimbang dapat menimbulkan masalah.
Saat produksinya berlebihan, kulit menjadi mudah berminyak dan pori-pori rentan tersumbat, sementara kekurangan sebum dapat membuat kulit kering dan sensitif. Karena itu, menjaga keseimbangan sebum adalah kunci agar kulit tetap sehat, lembap, dan bebas dari jerawat.
Bagaimana Sebum Berlebih Menyebabkan Jerawat
Ketika kelenjar sebaceous memproduksi terlalu banyak sebum, minyak ini dapat bercampur dengan sel-sel kulit mati dan kotoran di permukaan kulit. Campuran tersebut kemudian menyumbat pori-pori dan menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri Cutibacterium acnes untuk berkembang biak.
Bakteri tadi memicu respons peradangan pada kulit, yang ditandai dengan kemerahan, bengkak, dan munculnya jerawat. Proses ini bisa dimulai dari komedo kecil hingga berkembang menjadi jerawat meradang seperti papula atau pustula. Dengan kata lain, sebum yang awalnya berfungsi melindungi kulit justru bisa menjadi pemicu utama jerawat ketika produksinya tidak terkontrol.
Faktor-Faktor yang Memicu Produksi Sebum Berlebih

Produksi sebum diatur oleh mekanisme biologis yang kompleks dan bisa dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari hormon hingga gaya hidup.
1. Perubahan Hormon
Hormon androgen, seperti testosteron, berperan besar dalam merangsang produksi sebum. Ketika kadar hormon ini meningkat misalnya saat pubertas, menjelang menstruasi, kehamilan, atau kondisi stres, maka kelenjar sebaceous akan memproduksi lebih banyak minyak. Inilah alasan mengapa jerawat sering muncul di masa remaja atau ketika sedang mengalami ketidakseimbangan hormon.
2. Pola Makan Tidak Seimbang
Asupan makanan tinggi gula, karbohidrat olahan, dan produk susu dapat meningkatkan kadar insulin dan insulin-like growth factor (IGF-1) dalam tubuh. Keduanya memicu produksi sebum dan memperparah peradangan kulit. Sebaliknya, pola makan kaya sayuran, buah, lemak sehat, dan air membantu menjaga kestabilan hormon dan menurunkan risiko produksi minyak berlebih.
3. Stres dan Kurang Tidur
Saat stres, tubuh melepaskan hormon kortisol yang dapat mengacaukan keseimbangan hormon lainnya dan menstimulasi kelenjar sebaceous. Kurang tidur pun memperparah kondisi ini, membuat kulit memproduksi lebih banyak minyak untuk melindungi diri dari stres oksidatif.
4. Penggunaan Produk Skincare yang Tidak Tepat
Produk dengan bahan terlalu keras atau mengandung alkohol tinggi bisa mengikis minyak alami kulit. Akibatnya, kulit akan "panik" dan memproduksi lebih banyak sebum sebagai bentuk perlindungan. Begitu juga dengan produk yang terlalu berat (occlusive), yang justru dapat menyumbat pori dan memperparah kondisi kulit berminyak.
5. Faktor Lingkungan
Paparan polusi, debu, dan udara panas dapat merangsang kulit memproduksi lebih banyak minyak untuk menjaga kelembapan dan melindungi diri. Itulah mengapa orang yang sering beraktivitas di luar ruangan cenderung memiliki kulit lebih berminyak jika tidak membersihkan wajah dengan tepat.
Cara Efektif Mengendalikan Produksi Sebum
Kombinasi tea tree oil dan aloe vera dapat menjadi solusi efektif untuk mengendalikan produksi sebum karena keduanya saling melengkapi. Tea tree oil bekerja sebagai antibakteri yang membantu meredakan jerawat dan menstabilkan minyak, sementara aloe vera memberikan hidrasi ringan dan menenangkan kulit tanpa membuatnya semakin berminyak. Ketika dipakai bersama, keduanya membantu menyeimbangkan kondisi kulit sehingga produksi sebum lebih terkontrol.
Untuk layering yang benar, gunakan aloe vera terlebih dahulu sebagai base karena teksturnya ringan dan mudah menyerap. Setelah itu, aplikasikan tea tree oil yang sudah diencerkan—baik sebagai spot treatment atau dicampurkan ke moisturizer. Urutan ini membantu menjaga kulit tetap terhidrasi sambil memastikan tea tree oil bekerja maksimal tanpa memicu iritasi.
Agar hasilnya optimal, hindari over-exfoliating karena pengelupasan kulit berlebihan justru membuat kulit memproduksi lebih banyak minyak sebagai reaksi perlindungan. Batasi exfoliating menjadi 1-2 kali seminggu, gunakan produk yang lembut, dan selalu imbangi dengan aloe vera sebagai penenang. Dengan rutinitas yang seimbang, kulit lebih stabil dan produksi sebum pun terkendali.
Pilih Skincare yang Tepat: Safi Natural Tea Tree Oil

Mengontrol sebum berlebih dimulai dari tahap pembersihan. Safi Naturals Acne Clarifying Cleanser hadir dengan perpaduan Tea Tree Oil dan Aloe Vera yang membantu membersihkan wajah secara menyeluruh tanpa membuat kulit terasa kering.
• Tea Tree Oil berfungsi sebagai anti-microbial alami untuk melawan bakteri penyebab jerawat dan menjaga kebersihan pori.
• Aloe Vera memberikan efek menyejukkan dan melembapkan, membantu kulit tetap lembut setelah dibersihkan
Langkah berikutnya untuk menjaga kulit bebas jerawat adalah menyeimbangkan kadar minyak dengan Safi Acne Clarifying Toner. Diformulasikan dengan Tea Tree Oil dan Aloe Vera, toner ini bekerja lembut untuk:
• Meringkas pori-pori dan mengontrol produksi minyak berlebih
• Menyiapkan kulit agar lebih optimal menyerap produk perawatan selanjutnya
• Menyejukkan kulit yang kemerahan akibat jerawat, sekaligus membantu merawatnya agar tampak lebih bersih dan halus
Sebagai langkah akhir, lengkapi perawatan dengan Safi Naturals Acne Mattifying Cream, moisturizer khusus untuk kulit berjerawat. Formula ringan ini membantu mengurangi minyak berlebih sekaligus menjaga kelembapan kulit. Diperkaya bahan aktif yang menyejukkan, krim ini juga membantu merawat jerawat serta menenangkan kemerahan, menjadikan kulit terasa lebih halus, segar, dan tampak sehat alami.
Yuk, kendalikan minyak berlebih dan rawat kulitmu dengan Safi Natural Tea Tree Oil Series! Kombinasi alami Tea Tree Oil dan Aloe Vera untuk kulit bersih, halus, dan sehat bercahaya.

